Real Madrid vs Inter Milan: Mourinho Hadapi Mantan Klub di Bernabéu

Real Madrid vs Inter Milan: Mourinho Hadapi Mantan Klub di Bernabéu , Liga Champions 2026/27 langsung menghadirkan salah satu pertandingan paling menarik pada matchday pertama. Real Madrid vs Inter Milan akan berlangsung di Santiago Bernabéu, Selasa, 8 September 2026. Duel ini bukan sekadar pertemuan dua raksasa Eropa, tetapi juga menjadi momen emosional bagi José Mourinho yang akan menghadapi mantan klubnya.
Pertandingan dijadwalkan berlangsung pukul 21.00 waktu Spanyol atau sekitar 02.00 WIB pada Rabu, 9 September 2026. Real Madrid datang dengan ambisi membuka perjalanan Eropa melalui kemenangan, sementara Inter membawa kepercayaan diri tinggi setelah mengawali musim domestik dengan performa positif.
Mourinho dan Kenangan Treble Inter
Sorotan terbesar tentu mengarah kepada José Mourinho. Pelatih asal Portugal tersebut pernah membawa Inter Milan meraih salah satu pencapaian paling bersejarah dalam sejarah klub.
Pada musim 2009/10, Mourinho mengantarkan Inter meraih treble setelah memenangkan Serie A, Coppa Italia, dan Liga Champions. Bahkan, final Liga Champions ketika itu berlangsung di Santiago Bernabéu. Inter mengalahkan Bayern Munich 2-0 dan mengangkat trofi Eropa di stadion yang kini menjadi markas Mourinho.
Setelah keberhasilan tersebut, Mourinho meninggalkan Inter dan kemudian bergabung dengan Real Madrid pada 2010. Kini, 16 tahun setelah malam bersejarah tersebut, ia kembali memimpin Real Madrid dan harus menghadapi klub yang pernah membawanya ke puncak kejayaan Eropa.
Menariknya, Mourinho juga menegaskan bahwa dirinya tidak melihat pertandingan ini sebagai kesempatan untuk membayar kegagalan masa lalu. Liga Champions merupakan satu-satunya trofi besar yang tidak berhasil ia menangkan ketika menjalani periode pertamanya bersama Real Madrid.
Mourinho menilai periode pertamanya dan kesempatan keduanya merupakan dua cerita berbeda. Fokusnya sekarang adalah membangun kestabilan serta membawa Real Madrid bersaing di setiap kompetisi.
Real Madrid Ingin Bangkit
Pertandingan melawan Inter menjadi kesempatan penting bagi Real Madrid untuk merespons kekalahan dari Real Betis.
Los Blancos sebelumnya menelan kekalahan 0-1 dari Betis pada lanjutan La Liga. Hasil tersebut menjadi kekalahan pertama Madrid sejak Mourinho kembali menangani tim pada periode keduanya.
Real Madrid sebenarnya memiliki beberapa peluang untuk mencetak gol. Namun, penyelesaian akhir menjadi persoalan. Kylian Mbappé bahkan gagal mengeksekusi penalti pada masa injury time sehingga Madrid harus pulang tanpa poin.
Mourinho tidak ingin timnya kembali bermain bagus tetapi gagal mendapatkan hasil. Dalam konferensi pers jelang pertandingan, ia menegaskan keinginannya untuk memenangkan pertandingan dan menilai setiap poin sangat penting dalam format baru Liga Champions.
Musim ini Real Madrid harus menjalani delapan pertandingan pada fase liga. Karena itu, kemenangan pada laga pembuka akan menjadi modal penting sebelum menghadapi pertandingan-pertandingan berikutnya.
Inter Datang dengan Kepercayaan Diri
Di sisi lain, Inter Milan memiliki modal yang tidak kalah menarik. Nerazzurri datang ke Madrid setelah mencatat kemenangan dramatis 3-2 atas Napoli di Serie A.
Inter sempat tertinggal dua gol sebelum membalikkan keadaan. Lautaro Martínez menjadi salah satu pemain penting dalam comeback tersebut, sementara Marcus Thuram ikut mencetak gol penyama kedudukan. Lautaro kemudian memastikan kemenangan melalui gol pada menit ke-91.
Hasil tersebut memperlihatkan karakter Inter yang tetap mampu bertahan dalam situasi sulit. Performa seperti ini akan sangat dibutuhkan ketika menghadapi Real Madrid di Bernabéu.
Ada pula cerita menarik di kubu Inter karena pelatih mereka, Cristian Chivu, pernah menjadi bagian dari skuad Inter asuhan Mourinho ketika klub tersebut memenangkan Liga Champions 2010. Artinya, pertandingan ini mempertemukan Mourinho dengan salah satu mantan pemain pentingnya dari era treble Inter.
Mbappé dan Lautaro Jadi Perhatian
Duel individual juga membuat pertandingan semakin menarik. Real Madrid mempunyai Kylian Mbappé dan Vinícius Júnior sebagai ancaman utama di lini depan.
Mbappé tentu akan menjadi pemain yang mendapat perhatian besar setelah gagal mencetak gol dari titik penalti ketika menghadapi Betis. Sang striker juga mengakui bahwa Real Madrid masih harus meningkatkan efektivitas mereka di depan gawang.
Sementara itu, Inter memiliki Lautaro Martínez dan Marcus Thuram. Lautaro sedang membawa kepercayaan diri setelah mencetak dua gol ketika Inter mengalahkan Napoli.
Pertarungan lini depan tersebut berpotensi menentukan jalannya pertandingan. Madrid kemungkinan berusaha memaksimalkan kecepatan pemain sayap, sedangkan Inter dapat mengandalkan kombinasi serangan cepat dan permainan kolektif.
Rekor Pertemuan Lebih Memihak Madrid
Secara historis, Real Madrid mempunyai catatan lebih baik ketika berhadapan dengan Inter. Kedua klub telah bertemu 19 kali di berbagai ajang, dengan Madrid memenangkan 10 pertandingan, Inter tujuh kali menang, dan dua laga berakhir imbang.
Inter juga belum mengalahkan Real Madrid sejak 1998. Dalam beberapa pertemuan terakhir, Madrid bahkan selalu mampu meraih kemenangan. Opta mencatat Los Blancos memenangkan seluruh empat pertemuan mereka dengan Inter pada abad ini dan tujuh laga kandang terakhir menghadapi Nerazzurri.
Namun, statistik tersebut tidak menjamin pertandingan akan berjalan mudah. Inter datang sebagai juara Serie A dan sedang berada dalam momentum positif.
Duel yang Lebih dari Sekadar Tiga Poin
Real Madrid vs Inter Milan menjadi pembuka Liga Champions yang sarat cerita. Ada Mourinho yang menghadapi mantan klub, ada Chivu yang kembali ke Bernabéu sebagai pelatih Inter, serta dua tim besar yang sama-sama memiliki ambisi tinggi di Eropa.
Bagi Real Madrid, kemenangan akan menjadi cara ideal untuk menjawab kekalahan dari Betis sekaligus memulai era kedua Mourinho di Liga Champions dengan hasil positif. Bagi Inter, mencuri hasil di Bernabéu dapat menjadi pernyataan bahwa mereka siap kembali bersaing di level tertinggi Eropa.
Dengan sejarah, nama besar pemain, dan atmosfer Bernabéu yang menyertainya, Real Madrid vs Inter Milan layak menjadi salah satu pertandingan paling ditunggu pada pembukaan Liga Champions 2026/27.