Arteta Bicara Kepergian Gabriel Martinelli dari Arsenal

Arteta Bicara Kepergian Gabriel Martinelli dari Arsenal , Mikel Arteta akhirnya buka suara mengenai kepergian Gabriel Martinelli dari Arsenal. Winger asal Brasil tersebut resmi meninggalkan The Gunners dan bergabung dengan Al-Hilal setelah tujuh tahun berkarier di Emirates Stadium.
Transfer Martinelli ke klub Arab Saudi tersebut menjadi salah satu keputusan besar Arsenal pada bursa transfer musim panas 2026. Al-Hilal membayar sekitar £60 juta, menjadikan Martinelli sebagai penjualan termahal dalam sejarah Arsenal.
Arteta Beri Penghormatan untuk Martinelli
Arteta memberikan respons positif ketika ditanya mengenai kepergian Martinelli. Pelatih asal Spanyol tersebut memilih mengingat kontribusi sang pemain daripada membahas spekulasi mengenai alasan di balik perpisahan mereka.
Arteta mengatakan bahwa dirinya bersyukur pernah bekerja bersama Martinelli dan menjadi bagian dari perjalanan panjang pemain tersebut di Arsenal.
Menurut Arteta, Martinelli mengalami perkembangan besar sejak pertama kali mereka bekerja sama. Transformasi tersebut tidak hanya terlihat dari sisi profesional, tetapi juga dari perkembangan pribadi sang pemain.
Ia juga menilai Martinelli memberikan dampak penting terhadap perjalanan Arsenal dalam beberapa tahun terakhir. Ambisi, kecintaan terhadap sepak bola, dan kontribusinya disebut membantu klub mencapai berbagai target.
“Ini Bagian dari Sepak Bola”
Arteta tidak mencoba memperpanjang drama mengenai kepergian Martinelli. Ia menegaskan bahwa perjalanan sang winger bersama Arsenal memang telah berakhir dan kini waktunya pemain tersebut memulai babak baru.
Bagi Arteta, perpisahan seperti ini merupakan bagian dari dinamika sepak bola profesional.
Martinelli sendiri sebelumnya mengunggah pesan perpisahan emosional setelah resmi meninggalkan Arsenal. Dalam pesan tersebut, ia berterima kasih kepada klub, rekan setim, staf, dan para pendukung.
Namun, nama Arteta tidak disebut secara langsung dalam pesan tersebut. Hal itu kemudian memunculkan spekulasi mengenai hubungan keduanya menjelang kepergian Martinelli.
Meski demikian, Arteta tidak memperlihatkan sikap negatif. Ia justru memberikan penghormatan terhadap kontribusi Martinelli selama berada di London Utara.
Tujuh Tahun Martinelli Bersama Arsenal
Martinelli bergabung dengan Arsenal pada 2019 ketika klub masih ditangani Unai Emery. Dari pemain muda asal Brasil, ia kemudian berkembang menjadi salah satu wajah penting Arsenal di era Arteta.
Selama tujuh musim, Martinelli mencatat 278 penampilan dan 62 gol untuk Arsenal di berbagai kompetisi. Ia juga menjadi bagian dari skuad yang memenangkan FA Cup pada 2020, Community Shield pada 2023, serta gelar Premier League pada musim 2025/26.
Kepergiannya sekaligus mengakhiri perjalanan panjang salah satu pemain yang menjadi bagian dari proses pembangunan Arsenal dalam beberapa tahun terakhir.
Mengapa Arsenal Melepas Martinelli?
Keputusan melepas Martinelli terjadi ketika Arsenal melakukan perubahan besar terhadap komposisi lini serang.
The Gunners kehilangan beberapa pemain ofensif pada musim panas ini, termasuk Martinelli dan Gabriel Jesus. Di sisi lain, Arsenal hanya mendatangkan Christos Tzolis sebagai tambahan utama di sektor tersebut.
Situasi tersebut sempat menimbulkan pertanyaan karena Arsenal merupakan juara Premier League musim lalu dan sedang berusaha mempertahankan gelarnya.
Namun Arteta menegaskan bahwa dirinya tetap percaya terhadap skuad yang dimiliki Arsenal. Ia mengatakan lebih memilih fokus pada kualitas pemain yang tersedia daripada terus membicarakan pemain yang gagal didatangkan.
Arteta Tetap Percaya dengan Skuad Arsenal
Kepergian Martinelli bukan satu-satunya perubahan besar di Arsenal. Klub juga kehilangan Gabriel Jesus dan Leandro Trossard pada musim panas ini.
Meski demikian, Arteta menilai keputusan-keputusan tersebut dibuat berdasarkan pertimbangan yang matang. Ia menekankan bahwa jumlah menit bermain dan kondisi skuad menjadi bagian dari evaluasi sebelum menentukan masa depan pemain.
Arsenal justru memperkuat sektor lain dengan mendatangkan sejumlah pemain, termasuk Bruno Guimarães, Martín Zubimendi, Ezri Konsa, Eberechi Eze, dan Christos Tzolis.
Arteta percaya komposisi tersebut membuat Arsenal tetap memiliki kualitas untuk bersaing di level tertinggi.
Martinelli Memulai Babak Baru di Al-Hilal
Setelah meninggalkan Arsenal, Martinelli kini memasuki tantangan baru bersama Al-Hilal.
Pemain berusia 25 tahun tersebut menandatangani kontrak empat tahun dengan klub Arab Saudi. Al-Hilal berharap pengalaman Martinelli di Premier League dan sepak bola internasional Brasil dapat memperkuat lini serang mereka.
Sementara Arsenal harus membuktikan bahwa keputusan melepas salah satu winger andalannya tidak akan mengganggu ambisi mempertahankan gelar Premier League.
Bagi Arteta, perpisahan tersebut sudah menjadi bagian dari perjalanan klub.
“Kisahnya bersama kami telah berakhir,” menjadi inti pesan Arteta mengenai Martinelli. Ia pun mendoakan yang terbaik bagi sang pemain dalam perjalanan barunya.
Kini, perhatian beralih kepada Martinelli di Al-Hilal dan Arsenal yang harus melanjutkan musim tanpa salah satu pemain yang telah menjadi bagian penting dari proyek klub selama tujuh tahun.