Arsenal Resmi Lepas Gabriel Martinelli ke Al-Hilal

Arsenal Resmi Lepas Gabriel Martinelli ke Al-Hilal , Arsenal mengumumkan kepergian Martinelli pada Jumat, 4 September 2026. Sementara itu, Al-Hilal mengonfirmasi bahwa pemain berusia 25 tahun tersebut menandatangani kontrak selama empat tahun. Transfer ini sekaligus mencatatkan nama Martinelli sebagai penjualan termahal dalam sejarah Arsenal.
Martinelli Tinggalkan Arsenal Setelah Tujuh Tahun
Gabriel Martinelli pertama kali bergabung dengan Arsenal pada 2019 setelah direkrut dari klub Brasil, Ituano. Saat datang ke London Utara, ia masih berstatus sebagai pemain muda yang belum banyak dikenal di level Eropa.
Dalam tujuh tahun bersama Arsenal, Martinelli berkembang menjadi salah satu pemain penting di lini serang. Ia mencatat 278 penampilan di seluruh kompetisi dan mencetak 62 gol untuk klub. Ia juga memberikan kontribusi dalam keberhasilan Arsenal meraih beberapa trofi.
Martinelli menjadi bagian dari skuad Arsenal yang memenangkan FA Cup 2020, Community Shield 2023, serta gelar Premier League musim 2025/26. Ia juga mendapatkan pengalaman bermain di Liga Champions bersama klub London tersebut.
Kepergiannya tentu menandai berakhirnya salah satu perjalanan panjang pemain Brasil di Emirates Stadium.
Transfer £60 Juta Jadi Rekor Arsenal
Nilai transfer Martinelli ke Al-Hilal dilaporkan berada di angka £60 juta. Angka tersebut membuatnya menjadi pemain dengan nilai penjualan terbesar dalam sejarah Arsenal.
Rekor sebelumnya dipegang Alex Oxlade-Chamberlain ketika meninggalkan Arsenal menuju Liverpool pada 2017 dengan nilai sekitar £40 juta menurut laporan media Inggris. Karena itu, penjualan Martinelli memberikan keuntungan finansial signifikan bagi Arsenal.
Sejumlah laporan juga menyebut kesepakatan Martinelli mencakup klausul yang memungkinkan Arsenal mendapatkan bagian dari penjualan sang pemain di masa depan. Dengan demikian, Arsenal masih berpotensi memperoleh keuntungan tambahan apabila Martinelli kembali berpindah klub.
Mengapa Arsenal Melepas Martinelli?
Keputusan Arsenal menjual Martinelli tidak bisa dilepaskan dari perubahan komposisi skuad Mikel Arteta.
Persaingan di posisi winger kiri semakin ketat setelah Arsenal mendatangkan pemain baru. Martinelli juga mulai kehilangan tempat utama pada musim sebelumnya. Ia hanya menjadi starter dalam 11 pertandingan Premier League dari 30 penampilan, angka yang menjadi salah satu catatan terendahnya sejak musim 2020/21.
Situasinya semakin jelas pada awal musim 2026/27. Martinelli tidak masuk dalam dua skuad pertandingan Premier League pertama Arsenal. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa peluangnya untuk mendapatkan menit bermain reguler semakin terbatas.
Dengan adanya tawaran besar dari Al-Hilal, Arsenal akhirnya memilih mengambil keuntungan finansial sekaligus memberikan jalan bagi Martinelli untuk mendapatkan tantangan baru.
Al-Hilal Tambah Kekuatan di Lini Serang
Bagi Al-Hilal, kedatangan Martinelli menjadi tambahan penting untuk sektor ofensif. Klub Arab Saudi tersebut memang agresif memperkuat lini serang sepanjang periode transfer kali ini.
Martinelli bergabung dengan sejumlah pemain Premier League yang lebih dulu menuju Al-Hilal, termasuk Ollie Watkins dan Crysencio Summerville. Kehadiran ketiganya membuat pilihan di lini depan Al-Hilal semakin beragam.
Al-Hilal juga memastikan Martinelli akan terikat kontrak sampai 2030. Klub tersebut berharap kecepatan, kemampuan melakukan penetrasi, serta pengalaman Martinelli di Premier League dan tim nasional Brasil dapat memberikan dampak langsung.
Menariknya, Al-Hilal menyebut Martinelli dijadwalkan bergabung dalam latihan tim sebelum menghadapi Al-Shabab di Saudi Pro League. Artinya, pemain Brasil tersebut berpotensi segera mendapatkan kesempatan tampil bersama klub barunya.
Perpisahan Martinelli dengan Arsenal
Martinelli juga telah menyampaikan pesan perpisahan kepada Arsenal dan para pendukungnya. Dalam pesannya, ia mengungkapkan rasa terima kasih kepada rekan setim, staf klub, serta para suporter yang telah menjadi bagian dari perjalanannya sejak 2019.
Pesan tersebut mendapat perhatian karena Martinelli tidak menyebut nama Mikel Arteta secara langsung. Hal ini kemudian memunculkan spekulasi mengenai hubungan keduanya, meski tidak ada konfirmasi bahwa terdapat masalah pribadi antara pemain dan pelatih.
Bagi Martinelli, perjalanan tujuh tahun di Arsenal berakhir dengan catatan yang cukup kuat: ratusan pertandingan, puluhan gol, sejumlah trofi, serta status sebagai pemain yang kemudian menghasilkan rekor penjualan klub.
Awal Baru Gabriel Martinelli di Arab Saudi
Kepindahan ke Al-Hilal membuka babak baru dalam karier Martinelli. Setelah menghadapi persaingan ketat di Arsenal, pemain Brasil tersebut kini mendapatkan kesempatan untuk menjadi bagian penting dari proyek klub besar Saudi Pro League.
Sementara bagi Arsenal, penjualan £60 juta memberikan pemasukan besar sekaligus ruang untuk menyusun kembali lini serang. Tantangan berikutnya bagi Mikel Arteta adalah memastikan kepergian Martinelli dan Leandro Trossard tidak membuat kedalaman skuad di sektor sayap menjadi masalah.
Gabriel Martinelli resmi meninggalkan Arsenal setelah tujuh tahun. Kini, perhatian tertuju pada kiprahnya bersama Al-Hilal dan apakah winger Brasil tersebut mampu kembali menemukan performa terbaiknya di Arab Saudi.